Pengembangan Media Pembelajaran tentang Tumbuhan Monokotil dan Dikotil Menggunakan Augmented Reality
DOI:
https://doi.org/10.32664/j-intech.v10i2.801Kata Kunci:
AR, Objek Virtual, 3D, Android, VuforiaAbstrak
Perkembangan teknologi dalam pembelajaran saat ini berkembang sangat pesat dan telah menjadi salah satu kebutuhan dasar setiap orang. Media pembelajaran merupakan perangkat yang digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim kepada penerima yang akan menstimulir pemikiran, perasaan, perhatian, dan minat pembelajaran sehingga terjadi proses pembelajaran. Penggunaan Augmented Reality (AR) adalah dengan memasukkan objek virtual 3D ke dalam lingkungan nyata secara real-time, dalam konteks ini adalah lapisan tumbuhan dikotil dan monokotil sehingga tampilannya menjadi lebih nyata dan menarik. Dengan demikian, media pembelajaran semacam ini akan memberikan kebebasan bagi siswa dalam melakukan proses penemuan dengan cara mereka sendiri. Pengembangan aplikasi ini menggunakan metode waterfall dalam arti pengerjaan sistemnya dilakukan secara berurutan agar terhindar dari pengulangan tahapan. Aplikasi ini berjalan pada platform mobile android. Sebelum membuat objek 3D maka sebelumnya perlu mendaftarkan marker ke Vuforia agar 3D bisa tracking kemudian tampil, kemudian setelah terdaftar di Vuforia dan sudah membuat objek 3D di Blender maka objek 3D akan tampil di atas marker. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan akan meningkatkan minat pelajar kelas 4 SD dalam mempelajari materi tentang tumbuhan dikotil dan monokotil.
Referensi
A. Maritsa, U. Hanifah Salsabila, M. Wafiq, P. Rahma Anindya, and M. Azhar Ma’shum, “Pengaruh Teknologi Dalam Dunia Pendidikan,†Al-Mutharahah J. Penelit. dan Kaji. Sos. Keagamaan, vol. 18, no. 2, pp. 91–100, 2021, doi: 10.46781/al-mutharahah.v18i2.303.
M. Masri and E. Lasmi, “Perancangan Media Pembelajaran Tata Surya Menggunakan Teknologi Augmented Reality Dengan Metode Markerless,†J. Electr. Technol., vol. 3, no. 3, pp. 40–47, 2018, [Online]. Available: https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/jet/article/view/ 1118.
J. F. Palandi, S. Aminah, and Z. E. Pudyastuti, “Pengembangan Aplikasi Web E-Learning untuk Pendidikan Anti Korupsi Menggunakan Moodle,†J. INOVTEK POLBENG - SERI Inform., vol. 2, no. 2, pp. 173–181, 2017.
Cambridge Assesment International Education, “Global education census report 2018,†2018. [Online]. Available: https://www.cambridgeinternational.org/about-us/edcensus/.
Y. Aprilinda, R. Y. Endra, F. N. Afandi, F. Ariani, A. Cucus, and D. S. Lusi, “Implementasi Augmented Reality untuk Media Pembelajaran Biologi di Sekolah Menengah Pertama,†Explor. J. Sist. Inf. dan Telemat., vol. 11, no. 2, pp. 124–133, 2020, doi: 10.36448/ jsit.v11i2.1591.
D. Atmajaya, “Implementasi Augmented Reality Untuk Pembelajaran Interaktif,†Ilk. J. Ilm., vol. 9, no. 2, pp. 227–232, 2017, doi: 10.33096/ilkom.v9i2.143.227-232.
J. Safitri, P. Meilina, and S. N. Ambo, “Implementasi Augmented Reality Sebagai Pembelajaran Pertumbuhan Tanaman Dikotil Dan Monokotil Untuk Sekolah Dasar,†J. Sist. Informasi, Teknol. Inform. dan Komput., vol. 9, no. 1, pp. 32–38, 2018, [Online]. Available: https://jurnal.umj.ac.id/index.php/just-it/article/view/3230.
Y. Oktaviani, H. Lusa, and F. Noperman, “Pengaruh Augmented Reality sebagai Media Pembelajaran terhadap Minat Belajar Siswa Mata Pelajaran IPA SD Kota Bengkulu,†JURIDIKDAS J. Ris. Pendidik. Dasar, vol. 2, no. 3, pp. 202–208, 2020, doi: 10.33369/ juridikdas.2.3.202-208.
E. Ardhianto, W. Hadikurniawati, and E. Winarno, “Augmented Reality Objek 3 Dimensi dengan Perangkat Artoolkit dan Blender,†Din. Teknol. Inf., vol. 17, no. 2, pp. 107–117, 2012, [Online]. Available: http://www.unisbank.ac.id/ojs/index.php/fti1/article/view/1658.
W. Wibisono and F. Baskoro, “Pengujian Perangkat Lunak dengan menggunakan Model Behaviour UML,†JUTI, vol. 1, no. 1, pp. 43–50, 2002.