Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Gigi Dan Mulut Pada Manusia Menggunakan Metode Forward Chaining Dan Certainty Factor Berbasis Web
DOI:
https://doi.org/10.32664/j-intech.v9i02.556Kata Kunci:
Sistem Pakar, Penyakit Gigi dan Mulut, Forward chaining dan Certainty factorAbstrak
Pemahaman Penyakit Gigi dan Mulut pada manusia untuk mayarakat awam masih rendah. Masyarakat masih mengandalkan keahlian seorang pakar secara manual dengan biaya yang ditanggung cukup mahal. Untuk meminimalisir biaya dan memudahkan konsultasi dibutuhkan sebuah sistem yang dapat memprediksi penyakit gigi dan mulut yang sedang dideritanya tanpa harus pergi ke dokter gigi dan mulut terlebih dahulu. Sistem pakar untuk memprediksi penyakit gigi dan mulut adalah sebuah aplikasi yang dapat membantu masyarakat awam dalam mendiagnosa atau memprediksi penyakit gigi dan mulut. Sehingga masyarakat dapat meminimalisir biaya dan memudahkan konsultasi. Pada Penelitian ini digunakan metode forward chaining untuk penyusunan rule dan ditambahkan metode certainty factor (CF) yang digunakan untuk menghitung nilai kepastian agar hasil yang diputuskan lebih jelas, Hasil dari sistem pakar ini adalah satu penyakit yang mempunyai nilai kepastian terbesar. Dari angka-angka yang diperoleh dapat dipastikan bahwa analisis dengan menggunakan metode wawancara mendapat hasil kepastian paling besar jika dibandingkan dengan kedua metode lainnya.
Referensi
Irma Z, I. d. (2013). Penyakit Gigi, Mulut, dan THT. Nuha Medika.
Simamora, M. R. ((2010, 10)). Penerapan Metode Forward Chaining dan Certainty Factor Untuk Diagnosa Penyakit Mata Manusia.
Anwar, S. (2009). Pemahaman Individu Observasi Checklist Interviu Kuisioner dan Sosiometri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Arhami, M. (2005). Konsep Dasar Sistem Pakar. Yogyakarta: Andi.
Arnon Makarios, M. I. (2012). Rancangan Bangun Sistem .
Daniel, V. G. (2010). Implementasi Sistem Pakar untuk Mendiagnosis Penyakit dengan Gejala Demam Menggunakan Metode Certainty Factor. Jurnal Informatika.
Jayusman. (2016, September 20). Penjelasan JDK. Retrieved Mei 26, 2018, from Jayusman: https://jayusman.com/penjelasan-jdk/
Kurniawan, B. (2011). Skripsi Aplikasi Sistem Pakar Berbasis Web untuk Diagnosa penyakit gigi dan mulut. Yogyakarta: Diambil dari: www.uin.ac.id/skripsi/BUDI-KURNIAWAN/gigi_dan_mulut.pdf. ( 19 Oktober 2016) .
Kusumadewi, S. (2003). Artificial Intelligence (Teknik dan Aplikasinya). Yogyakarta: Graha Ilmu.
Naser, A. ,. (2008). An Axpert System for Diagnosing Eye Disease Using Clips. Journal of Theoritical and Applied Information technology.
Nurlaela, F. (2013). Sistem Pakar untuk mendeteksi penyakit gigi pada manusia. ISSN: 1979-9330 Vol 10 N0 4. Diambil dari: ijcss.unsa.ac.id. (29 Oktober 2016) Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI. Info Datin.2014. Diambil dari : www.depkes.go.id>infoddatin-gilut. (13 Mei 2017) .
Nurzaman, D. D. (2012). Pembangunan Aplikasi Sistem Pakar untuk Diagnosis Penyakit Gigi dan Mulut Pada Manusia. ISSN: 2302-7339 Vol 09 No. 12. Diambil dari: http://jurnal.sttgarut.ac.id/index.php/algoritma/article/view/13. .
Pressman, R. S. (2012). Rekayasa Perangkat Lunak – Buku Satu, Pendekatan Praktisi (Edisi 7 ed.). Yogyakarta: Andi.
Purnia, D. S. (2014). Pembangunan Aplikasi Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Karies Pada Gigi Manusia. Jurnal Informatika: Vol. I No.2. Diambil dari: ejour (Daniel, 2010)nal.bsi.ac.id. (30 Oktober 2016) .
R. Miranda, N. A. (2016). Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Jamur Akar Putih (Riqidoporus Lignosus) Pada Tanaman Karet (Havea Brasiliensis) dengan Metode Certainty Factor. Jurikom, 3.
R. R. Fanny, N. A. (2016). Perancangan Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Asidosis Tubulus Renalis Menggunakan Metode Certainty Factor dengan Penelusuran Forward Chaining. Media Inform Budidarma, 3.
Raharjo, B. (2015). Belajar Otodidak MYSQL. Bandung: Informatika.
Santoso, S. (2010). Statistik Parametrik, Konsep dan Aplikasi dengan SPSS. Jakarta: Cetakan Pertama, PT Elex Media Komputindo, Jakarta, PT Gramedia.
Siswanto. (2010). Kecerdasan Tiruan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Verawati Monica Barus, M. M. (2017). Sistem Pakar Untuk Mendiagnosis Hama Pada Tanaman Jambu Biji Menggunakan Metode Bayes. J.Infotek, 2.
Winarko, E. (2006). Perancangan Database dengan Power Designer 6.32.
Windah Supartini, H. (2016). Sistem Pakar Berbasis Web dengan Metode Forward Chaining dalam Mendiagnosis Dini Penyakit Tuberkulosis di Jawa Timur. Kinetik, 1, 147-154.
Yasmiyati. (2017). Sistem Pakar Diagnosis Penyakit pada Perokok Dengan Metode Forward Chaining Berbasis Web. Surakarta.