Analisa Kesenjangan Proses Bisnis Perencanaan Produksi Operasional Berdasarkan Solusi Best Practice SAP
(Studi Kasus: PT. Perkebunan Nusantara XI)
DOI:
https://doi.org/10.32664/smatika.v6i01.46Keywords:
redefinisi proses bisnis, SAP, MRPAbstract
PT Perkebunan Nusantara XI sebagai salah satu perusahaan manufaktur penghasil gula akan melakukan implementasi SAP ERP. Dalam SAP, dikenal proses Production Planning - Material Requirements Planning (PP-MRP). Untuk menuju implementasi, dilakukan analisa kesenjangan yang terjadi antara proses bisnis perencanaan produksi terkini perusahaan dan proses bisnis berdasarkan best practice SAP. Dari kedua model proses dilakukan analisa kesenjangan yang menghasilkan daftar gap untuk proses penyesuaian perubahan perusahaan. Hasil analisa kesenjangan yang terjadi menyatakan bahwa bahwa penerapan proses PP-MRP SAP akan membawa dampak antara lain peningkatan kinerja fungsi perencanaan produksi, percepatan proses, dan penambahan aktivitas pada proses perencanaan produksi operasional perusahaan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
For articles published from Vol. 16 No. 4 (December 2026) onwards, authors retain the copyright of their articles and grant SMATIKA the right of first publication. For articles published in earlier issues, the copyright statement on the article applies, and authors keep the right to use and disseminate their work without prior permission. All articles are published open access under the CC BY-SA 4.0 licence. See the Copyright Policy and Licensing Policy.

