Pengembangan Sistem Login Hotspot dengan Perantara Sosial Media
DOI:
https://doi.org/10.32664/smatika.v5i02.72Kata Kunci:
Wireless, Hotspot, Mikrotik, Sosial Media, Quality of Service, Application Programming InterfaceAbstrak
Penggunaan internet secara nirkabel (wireless) sudah sangat umum ditemukan saat ini. Teknologi wireless memberikan kemudahan untuk mengakses internet dinamapun selama masih dalam jangkauan wireless. Salah satu penggunaan wireless adalah hotspot. Penggunaan hotspot dengan metode otentikasi harus memiliki username dan password yang telah terdaftar. Selain itu penggunaan hotspot dapat disalahgunakan untuk melakukan aksi kejahatan internet. Untuk itu maka diperlukan suatu sistem untuk login ke hotspot secara mandiri dan dapat memantau user yang terkoneksi dengan jaringan hotspot. Tujuan dari pembuatan sistem ini yaitu membuat sistem login dengan memasukkan username dan password sosial media yang tersedia. User masuk melalui akun media sosial yang tersedia. Setelah login, profil dasar dari user akan diambil melalui application programming interface pada sosial media yang dipilih dan dimasukkan pada Routerboard Mikrotik. Routerboard secara otomatis akan membuat user hotspot baru dengan data profil sosial media. Kemudian user dapat login dan terkoneksi dengan internet. Hasil uji coba diketahui bahwa sistem hotspot mampu membuat user untuk login secara mandiri dan profil dasar dari setiap user yang mengakses internet pada jaringan hotspot dapat diketahui.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Untuk artikel yang terbit mulai Vol. 16 No. 4 (Desember 2026), penulis tetap memegang hak cipta atas artikelnya dan memberikan kepada SMATIKA hak terbit pertama. Untuk artikel yang terbit pada nomor sebelumnya, berlaku pernyataan hak cipta yang tercantum pada artikel, dan penulis tetap berhak menggunakan serta menyebarluaskan karyanya tanpa izin terlebih dahulu. Seluruh artikel diterbitkan secara akses terbuka di bawah lisensi CC BY-SA 4.0. Lihat Kebijakan Hak Cipta dan Kebijakan Lisensi.

