Penentuan Prioritas Mahasiswa dalam Memilih Antivirus dengan Menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP)
(Studi Kasus di STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang)
DOI:
https://doi.org/10.32664/smatika.v6i01.58Kata Kunci:
antivirus, AHPAbstrak
Banyak faktor yang mempengaruhi mahasiswa mampu meningkatkan prestasi akademiknya. Salah satunya adalah ketersediaan fasilitas untuk memperoleh informasi dan bahan pustaka secara cepat dan mudah. Laptop kini menjadi salah satu kebutuhan primer bagi mahasiswa. Ancaman yang sering menyerang laptop adalah virus. Saat ini, varian dan perkembangan virus semakin canggih. Oleh karena itu dibutuhkan upaya untuk mencegah dan meminimalisir dampak yang ditimbulkan oleh virus, yaitu dengan menggunakan antivirus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prioritas mahasiswa STMIK PPKIA Pradnya Paramita (STIMATA) dalam memilih antivirus. Metode yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP). Kriteria yang digunakan antara lain kriteria ekonomis, kualitas, fasilitas, dan kriteria lain - lain. Antivirus yang menjadi objek penelitian adalah Panda, Kaspersky, Avira, Norton, AVG dan Avast. Prioritas lokal dengan memperhatikan sub kriteria harga dari kriteria ekonomis, sub kriteria pendeteksian virus, beban terhadap sistem dan kefektifan dari kriteria kualitas, sub kriteria database virus, kelengkapan fitur dan kemudahan update dari kriteria fasilitas maka dapat diketahui bahwa antivirus Norton paling
disukai oleh responden. Selanjutnya, dengan memperhatikan sub kriteria kemudahan instalasi dan pengoperasian dari kriteria kualitas, Avira paling disukai oleh responden. Sedangkan untuk kriteria lain – lain yaitu popularitas, Kaspersky paling disukai oleh responden. Pengambilan keputusan berdasarkan seluruh kriteria menunjukkan bahwa urutan prioritas mahasiswa dalam memilih antivirus adalah Norton, Kaspersky, Avira, Panda, Avast dan AVG.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Untuk artikel yang terbit mulai Vol. 16 No. 4 (Desember 2026), penulis tetap memegang hak cipta atas artikelnya dan memberikan kepada SMATIKA hak terbit pertama. Untuk artikel yang terbit pada nomor sebelumnya, berlaku pernyataan hak cipta yang tercantum pada artikel, dan penulis tetap berhak menggunakan serta menyebarluaskan karyanya tanpa izin terlebih dahulu. Seluruh artikel diterbitkan secara akses terbuka di bawah lisensi CC BY-SA 4.0. Lihat Kebijakan Hak Cipta dan Kebijakan Lisensi.

