Prototype Pengering Biji Jagung Berbasis Mikrokontroler
DOI:
https://doi.org/10.32664/smatika.v8i01.193Keywords:
Prototype, pengering, biji jagungAbstract
Petani di Desa Purwosari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur pada umumnya menjemur biji jagung secara tradisional sebelum di jual. Saat penjemuran itulah yang menyita waktu karena petani tidak bisa meninggalkan jemuran jagung begitu saja mengingat cuaca yang tidak menentu seperti saat ini. Ketika hujan turun mereka harus kerepotan saat menutup jemuran jagungnya. Petani harus sesering mungkin membolak balik jemuran biji jagung agar tingkat kekeringan merata dan itu juga memerlukan waktu yang tidak sebentar serta butuh ketelatenan tinggi. Hal-hal seperti itulah yang menghambat proses pengeringan jagung yang seharusnya jagung sudah kering dan berkualitas tinggi menjadi berjamur. Dengan adanya prototype diharapkan memudahkan petani. Kemudahan menjadikan petani lebih tenang dalam mengerjakan pekerjaan lainnya tanpa khawatir jagungnya kehujanan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
For articles published from Vol. 16 No. 4 (December 2026) onwards, authors retain the copyright of their articles and grant SMATIKA the right of first publication. For articles published in earlier issues, the copyright statement on the article applies, and authors keep the right to use and disseminate their work without prior permission. All articles are published open access under the CC BY-SA 4.0 licence. See the Copyright Policy and Licensing Policy.

