Penentuan Jumlah Produksi Sarung Tenun Tradisional dengan Metode Fuzzy Tsukamoto
DOI:
https://doi.org/10.32664/smatika.v7i01.23Kata Kunci:
Jumlah produksi, Fuzzy tsukamotoAbstrak
Proses produksi merupakan proses dimana pembuatan barang dari bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Sarung tenun termasuk salah satu kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia. Logika fuzzy dapat digunakan untuk memodelkan berbagai sistem. Logika fuzzy tsukamoto terdiri dari suatu fuzzy inference system atau sistem penalaran dalam mendukung suatu sistem pendukung keputusan. Dalam penerapan sistem pendukung keputusan untuk menentukan jumlah produksi sarung tenun tradisional sangatlah penting. Hal ini dikarenakan dapat membantu perusahaan untuk mengurangi kerugian atau juga menambah keuntungan yang diperolehnya nanti. Pembuatan sistem ini menggunakan aplikasi visual studio 2008. Sistem ini diharapkan akan dapat mengatasi permasalah pengambilan keputusan dalam menentukan jumlah produksi sarung tenun tradisional yang akan dibuat pada saat melakukan kegiatan produksi.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Untuk artikel yang terbit mulai Vol. 16 No. 4 (Desember 2026), penulis tetap memegang hak cipta atas artikelnya dan memberikan kepada SMATIKA hak terbit pertama. Untuk artikel yang terbit pada nomor sebelumnya, berlaku pernyataan hak cipta yang tercantum pada artikel, dan penulis tetap berhak menggunakan serta menyebarluaskan karyanya tanpa izin terlebih dahulu. Seluruh artikel diterbitkan secara akses terbuka di bawah lisensi CC BY-SA 4.0. Lihat Kebijakan Hak Cipta dan Kebijakan Lisensi.

