Kebijakan

 

Artikel

  •  Naskah Terbuka
  •  Diindeks
  •  Telah di-Peer review

Jenis Naskah

J-INTECH utamanya menerima <strong>artikel hasil penelitian orisinal. Artikel tinjauan literatur sistematis (systematic literature review) dan studi kasus juga dipertimbangkan, tergantung penilaian Editor, dengan syarat memuat rumusan masalah, metode, temuan, dan pembahasan yang jelas sesuai dengan Author Guidelines jurnal. Opini, editorial, dan naskah yang tidak memuat kontribusi ilmiah orisinal tidak diterima.

 

J-INTECH terutama menerima artikel hasil penelitian orisinal. Systematic literature review dan studi kasus juga dipertimbangkan berdasarkan penilaian Editor, selama memuat masalah penelitian, metode, temuan, dan pembahasan yang jelas sesuai Pedoman Penulis. Artikel opini, editorial, dan naskah tanpa kontribusi ilmiah orisinal tidak diterima.

 

J-INTECH (Journal of Information and Technology) dimiliki dan dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Bhinneka Nusantara (UBHINUS), Malang, Indonesia. LPPM UBHINUS memegang tanggung jawab editorial dan administratif penuh atas jurnal, termasuk pengangkatan Dewan Editor, pengalokasian sumber daya, dan memastikan kepatuhan jurnal terhadap etika publikasi ilmiah dan ketentuan akreditasi nasional.

J-INTECH menerapkan sistem double-blind peer review: identitas penulis dan reviewer sama-sama dirahasiakan satu sama lain sepanjang proses review. Proses ini sepenuhnya dikelola melalui sistem submission online jurnal (OJS).

Setiap naskah dievaluasi oleh minimal dua reviewer yang memiliki keahlian relevan dengan bidang naskah tersebut. Reviewer menilai naskah berdasarkan: orisinalitas dan kontribusi ilmiah, kesesuaian metode penelitian, kejelasan dan validitas temuan, kualitas analisis dan pembahasan, serta kesesuaian dengan ruang lingkup, template, dan ketentuan referensi jurnal.

Berdasarkan rekomendasi reviewer, Editor mengambil salah satu keputusan berikut: Accept (Diterima), Minor Revision (Revisi Minor), Major Revision (Revisi Mayor), atau Reject (Ditolak). Keputusan editorial semata-mata didasarkan pada pertimbangan akademik dan bebas dari pengaruh komersial atau non-akademik apa pun.

Reviewer yang memiliki konflik kepentingan terhadap suatu naskah (misalnya hubungan personal atau institusional dengan penulis) wajib mengungkapkan hal tersebut dan menolak undangan untuk mereview. Reviewer tidak diperkenankan menggunakan alat Kecerdasan Artifisial (AI) untuk menganalisis, menilai, atau menyusun komentar review; hasil telaah harus mencerminkan penilaian ilmiah reviewer secara independen.

Proses review diselesaikan dalam waktu 4 (empat) minggu sejak reviewer menerima undangan untuk mereview. Penulis diberikan waktu 2 (dua) minggu untuk mengirimkan naskah hasil revisi sebagai tanggapan atas komentar reviewer.

Jika suatu naskah memperoleh keputusan Major Revision, naskah hasil revisi akan dikembalikan kepada reviewer yang sama untuk putaran evaluasi kedua. Keputusan Minor Revision diverifikasi langsung oleh Editor tanpa memerlukan putaran review tambahan. Proses review dibatasi maksimal dua putaran; setelah putaran kedua, Editor mengambil keputusan akhir (Accept atau Reject) berdasarkan sejauh mana penulis telah menindaklanjuti komentar reviewer.

 

J-Intech terbit empat kali setahun, pada akhir Maret, Juni, September, dan Desember. Naskah dapat dikirim kapan saja melalui OJS; jadwal editorial tahunan sebagai berikut:

Terbitan Batas submit Keputusan akhir Terbit
No. 1 15 Januari pertengahan Maret akhir Maret
No. 2 15 April pertengahan Juni akhir Juni
No. 3 15 Juli pertengahan September akhir September
No. 4 15 Oktober pertengahan Desember akhir Desember

Naskah yang diterima diterbitkan pada terbitan terdekat yang batas keputusan akhirnya terpenuhi; naskah yang masih dalam proses review dipindahkan ke terbitan berikutnya. Tanggal pasti setiap tahun diumumkan melalui Call for Papers tahunan.

J-INTECH menyediakan akses terbuka penuh dan segera (tanpa embargo) untuk semua artikel yang diterbitkan, tanpa biaya berlangganan dan tanpa paywall. Kebijakan ini didasarkan pada prinsip bahwa penelitian yang tersedia secara bebas mendukung pertukaran ilmu pengetahuan global yang lebih luas dan mempercepat perkembangan sains.
Pembaca dapat secara bebas membaca, mengunduh, dan mencetak setiap artikel yang diterbitkan tanpa perlu registrasi. Seluruh konten yang diterbitkan juga diarsipkan secara permanen untuk menjamin keberlanjutan akses (lihat Digital Archiving).
Seluruh artikel diterbitkan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0). Berdasarkan lisensi ini, pembaca bebas membagikan (menyalin dan menyebarluaskan materi dalam media atau format apa pun) dan mengadaptasi (meramu, mengubah, dan mengembangkan materi) untuk tujuan apa pun, termasuk komersial, dengan syarat memberikan atribusi yang layak kepada penulis dan sumber asli, serta karya turunannya didistribusikan di bawah lisensi yang sama.
Jurnal ini menyediakan akses terbuka atas makalah-makalah yang dipublikasikannya dengan prinsip dasar untuk mempromosikan penelitian kepada publik guna mendukung perkembangan pengetahuan yang lebih baik.

Creative Commons License

 

 

Penulis yang menerbitkan di Journal of Information and Technology (J-Intech) tetap memegang hak cipta atas artikelnya tanpa batasan. Dengan mengirimkan naskah, penulis memberikan kepada jurnal hak publikasi pertama serta hak non-eksklusif untuk menerbitkan, mendistribusikan, mengindeks, dan mengarsipkan artikel dalam media apa pun.

Penulis boleh menggunakan kembali, menyimpan, dan membagikan artikel yang telah terbit (misalnya di repositori institusi, situs pribadi, atau jejaring akademik), dengan menyebutkan publikasi pertamanya di jurnal ini beserta sitasi lengkap dan DOI.

Pernyataan yang sama tercantum di Copyright Notice OJS, footer website, dan halaman pertama setiap artikel (© [Tahun] oleh penulis).

Pernyataan transisi: artikel yang terbit sebelum Vol. 14 No. 4 (2026) mungkin mencantumkan "Copyright J-Intech" di PDF-nya. Sejak 24 Oktober 2026, hak cipta seluruh artikel, termasuk artikel terdahulu, dipegang oleh penulis, dan seluruh artikel tetap berlisensi CC BY-SA 4.0. PDF artikel terdahulu tidak diubah.

 

Seluruh artikel di Journal of Information and Technology (J-Intech) diterbitkan secara akses terbuka di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional (CC BY-SA 4.0).

Dengan lisensi ini, siapa pun boleh:

  • Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan materi dalam bentuk atau format apa pun;
  • Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi untuk tujuan apa pun, termasuk komersial;

dengan ketentuan berikut:

  • Atribusi — mencantumkan penulis dan publikasi pertamanya di jurnal ini (sitasi dan DOI), memberikan tautan ke lisensi, serta menyatakan bila ada perubahan;
  • BerbagiSerupa — materi hasil adaptasi wajib disebarluaskan dengan lisensi yang sama (CC BY-SA 4.0).

Lisensi dicantumkan di halaman setiap artikel, di metadata artikel, dan di halaman pertama setiap artikel. Jurnal tidak memungut biaya akses dari pembaca maupun institusi.

Creative Commons License

Artikel jurnal ini diarsipkan di Garuda (Garba Rujukan Digital), memungkinkan perpustakaan dan institusi membuat arsip cadangan untuk keperluan pendidikan.
J-INTECH telah mengaktifkan LOCKSS dan CLOCKSS untuk menyimpan dan mendistribusikan konten jurnal ke perpustakaan-perpustakaan peserta di seluruh dunia, guna memastikan akses permanen terhadap konten yang telah terbit meskipun laman jurnal suatu saat tidak dapat diakses
Selain itu, data pada server jurnal (termasuk seluruh konten yang telah terbit) di-backup secara internal setiap hari oleh tim teknis penerbit untuk mencegah kehilangan data apabila terjadi kegagalan sistem.

 

Dugaan Pelanggaran Etika Penelitian

J-INTECH mendefinisikan pelanggaran integritas riset antara lain sebagai: fabrikasi (membuat data atau hasil yang fiktif), falsifikasi (memanipulasi data atau proses penelitian), plagiarisme (menggunakan karya atau gagasan orang lain tanpa atribusi yang tepat), kepengarangan yang tidak sah/ganda, konflik kepentingan yang tidak diungkapkan, serta pengajuan naskah yang sama secara ganda atau bersamaan ke lebih dari satu jurnal.
Setiap dugaan pelanggaran—baik yang diajukan oleh reviewer, editor, pembaca, maupun pihak ketiga—ditangani mengikuti pedoman COPE: pemeriksaan bukti awal, klarifikasi dari pihak-pihak terkait, investigasi bila diperlukan, dan keputusan akhir oleh Editor-in-Chief. Tergantung hasilnya, jurnal dapat menolak naskah, meminta revisi, menerbitkan koreksi, atau meretraksi artikel (lihat Kebijakan Correction and Retraction).

 

J-INTECH mendefinisikan pelanggaran riset mencakup, namun tidak terbatas pada: fabrikasi (membuat data atau hasil fiktif), falsifikasi (memanipulasi data atau proses penelitian), plagiarisme (memakai karya atau gagasan orang lain tanpa atribusi yang semestinya), kepengarangan yang tidak sah/ganda, konflik kepentingan yang tidak diungkapkan, serta pengiriman naskah yang sama ke beberapa jurnal secara bersamaan.

Setiap dugaan—baik dari reviewer, editor, pembaca, maupun pihak ketiga—ditangani sesuai pedoman COPE: pemeriksaan awal bukti, klarifikasi dari pihak terkait, investigasi bila diperlukan, dan keputusan oleh Ketua Editor. Bergantung pada hasilnya, jurnal dapat menolak naskah, meminta revisi, menerbitkan koreksi, atau menarik (retraksi) artikel (lihat Kebijakan Koreksi dan Retraksi).

 

J-INTECH mengikuti pedoman COPE tentang koreksi dan retraksi. Koreksi (erratum/corrigendum) diterbitkan bila kesalahan tidak memengaruhi validitas temuan artikel (misalnya salah ketik atau afiliasi yang keliru). Retraksi diterbitkan bila ada bukti jelas bahwa temuan tidak dapat dipercaya akibat pelanggaran atau kesalahan serius yang tidak disengaja, publikasi ganda, atau plagiarisme.

Keputusan koreksi atau retraksi diambil oleh Ketua Editor setelah investigasi, didokumentasikan, dan ditautkan ke artikel asli di website jurnal serta di metadata/DOI-nya. Artikel yang ditarik tetap dapat diakses tetapi diberi tanda jelas sebagai artikel yang ditarik.

 

Diskusi Pascapublikasi

Pembaca yang menemukan kesalahan, memiliki pertanyaan, atau ingin memberi tanggapan atas artikel yang telah terbit dipersilakan menghubungi Dewan Editor melalui halaman Kontak, dengan menyebutkan judul artikel, DOI, dan rincian masalahnya. Dewan Editor akan menelaah hal tersebut dan, bila perlu, menindaklanjuti dengan penulis korespondensi, menerbitkan koreksi, atau mengambil tindakan korektif lain sesuai Kebijakan Koreksi dan Retraksi.

 

Kepengarangan terbatas pada pihak yang memberikan kontribusi intelektual signifikan pada konsep, desain, pelaksanaan, analisis, atau interpretasi penelitian. Semua penulis yang tercantum harus setuju namanya dicantumkan dan bertanggung jawab secara publik atas isi naskah.

Daftar dan urutan penulis harus sama persis di naskah dan di metadata Contributors/Authors pada OJS. Perubahan kepengarangan hanya diizinkan sebelum naskah masuk proses review, melalui permintaan tertulis dari seluruh penulis (termasuk penulis yang ditambahkan atau dihapus). Penambahan, penghapusan, atau perubahan urutan penulis setelah proses review dimulai tidak diizinkan dan akan mengakibatkan naskah ditolak, pada tahap review mana pun. Lihat Pedoman Penulis untuk rincian lebih lanjut.

 

Penulis, reviewer, dan editor yang terlibat dalam suatu naskah wajib mengungkapkan hubungan finansial, pribadi, atau profesional yang dapat dianggap memengaruhi objektivitas penelitian, review, atau keputusan editorial.

Penulis wajib menyatakan konflik kepentingan di bagian Declarations naskah (lihat Pedoman Penulis). Reviewer wajib menolak undangan review bila memiliki konflik kepentingan dengan penulis atau topik naskah (lihat Proses Peer Review). Editor wajib mengundurkan diri dari penanganan naskah bila ada konflik kepentingan dan menyerahkannya kepada anggota Dewan Editor lain. Tidak mengungkapkan konflik kepentingan dapat berujung pada tindakan korektif, termasuk koreksi atau retraksi artikel.

 

J-INTECH mengatur penggunaan perangkat Kecerdasan Artifisial (AI) dalam penyusunan naskah dan proses editorial. Penulis boleh memakai AI untuk penyuntingan bahasa atau penelusuran pustaka, tetapi wajib mengungkapkannya di bagian Declarations naskah. AI tidak boleh dicantumkan sebagai penulis dan tidak boleh dipakai untuk menghasilkan data penelitian, analisis, atau simpulan ilmiah.

Editor boleh memakai AI untuk tugas administratif atau kebahasaan, tetapi AI tidak boleh menggantikan pertimbangan editorial (misalnya menerima, menolak, atau menilai mutu ilmiah). Reviewer dilarang keras memakai AI untuk menganalisis, menilai, atau menyusun komentar review, maupun mengunggah bagian naskah ke aplikasi AI, demi menjaga kerahasiaan karya yang belum terbit. Penggunaan AI yang melanggar kebijakan ini dianggap pelanggaran integritas akademik dan dapat berujung pada penolakan, koreksi, atau retraksi naskah/artikel.

 

Setiap naskah baru disaring oleh editor paling lambat 7 hari sebelum dikirim ke reviewer. Penyaringan memeriksa: ruang lingkup dan jenis naskah; penggunaan template jurnal dan bahasa Inggris; kelengkapan berkas dan deklarasi wajib; anonimisasi naskah; kesamaan daftar penulis di naskah, title page, dan OJS; serta laporan similarity (maksimal 20%, di luar kutipan dan daftar pustaka).

Naskah yang lolos dikirim ke minimal dua reviewer. Naskah dengan kekurangan yang dapat diperbaiki dikembalikan ke penulis; naskah di luar ruang lingkup atau dengan masalah integritas serius ditolak tanpa review. Keputusan penyaringan beserta alasannya disampaikan kepada penulis melalui OJS.

 

Banding. Penulis dapat mengajukan banding atas keputusan editorial dengan mengirim email ke jurnalubhinus@gmail.com paling lambat 30 hari setelah keputusan, dengan menyebutkan ID naskah dan alasan banding (misalnya kesalahan faktual dalam review atau konflik kepentingan yang tidak diungkapkan). Banding dinilai oleh editor yang tidak terlibat dalam keputusan awal, yang dapat meminta pendapat reviewer tambahan. Hasilnya disampaikan dalam 30 hari dan keputusan banding bersifat final.

Pengaduan. Pengaduan tentang proses jurnal, editor, reviewer, atau konten yang diterbitkan dapat dikirim ke alamat yang sama. Pengaduan dikonfirmasi dalam 7 hari dan diselesaikan, bila memungkinkan, dalam 30 hari. Pengaduan yang melibatkan Ketua Editor ditangani secara independen oleh Kepala LPPM Universitas Bhinneka Nusantara. Semua pengaduan dan banding ditangani secara rahasia dan sesuai panduan COPE.

 

Penelitian yang melibatkan partisipan manusia, data pribadi, atau hewan harus mendapat persetujuan dari komite etik yang sesuai. Penulis wajib mencantumkan nama komite dan nomor persetujuan di bagian Metode, serta menyatakan bahwa persetujuan (informed consent) telah diperoleh dari partisipan dan, bila relevan, untuk publikasi data atau gambar yang dapat mengidentifikasi seseorang. Bila persetujuan etik tidak diperlukan, penulis wajib menjelaskan alasannya.

Penelitian yang memakai data pribadi dari media sosial, aplikasi, atau sistem informasi wajib melindungi privasi individu (misalnya dengan anonimisasi) dan mematuhi ketentuan platform serta peraturan perlindungan data yang berlaku. Editor dapat meminta bukti persetujuan dan dapat menolak naskah yang tidak memenuhi ketentuan ini. Dugaan pelanggaran etik pada artikel terbit ditangani melalui kebijakan Dugaan Pelanggaran Riset serta Koreksi dan Retraksi.

 

Setiap naskah wajib memuat Pernyataan Ketersediaan Data di bagian Declarations, dengan memilih salah satu:

  1. Data tersedia terbuka di repositori publik [nama, tautan atau DOI].
  2. Data tercantum di artikel atau materi pendukungnya.
  3. Data tersedia dari penulis korespondensi atas permintaan yang wajar.
  4. Data tidak tersedia untuk publik karena alasan privasi, etik, atau hukum [alasan].
  5. Tidak ada data yang dihasilkan atau dianalisis dalam penelitian ini.

Penulis dianjurkan membagikan data dan kode sumber di repositori publik (misalnya Zenodo, Figshare, atau GitHub) bila memungkinkan. Selama review, tautan repositori tidak boleh mengungkap identitas penulis.

J-INTECH menyediakan dua jalur submission:

Jalur Biaya Submission Biaya Publikasi Durasi Review
Jalur Reguler Rp150.000 Rp350.000 Hingga 4 minggu per putaran
Jalur Fast Track Rp350.000 Rp350.000 2 minggu atau kurang per putaran

Opsi Fast Track hanya mempercepat kecepatan proses review, sedangkan kriteria review, jumlah reviewer, prosedur double-blind, dan batas maksimal dua putaran review tetap sama seperti Jalur Reguler. Memilih Fast Track tidak menjamin naskah akan diterima; naskah pada jalur Fast Track tetap dapat memperoleh keputusan Revisi Mayor/Minor atau Penolakan berdasarkan penilaian akademik semata.

Ketentuan lainnya — termasuk Kebijakan Pengembalian Dana di bawah — berlaku sama untuk kedua jalur.

Kebijakan Pengembalian Dana: Biaya yang telah dibayarkan tidak dapat dikembalikan dalam kondisi berikut:

  • naskah ditolak pada tahap mana pun dalam proses review (termasuk setelah melebihi batas maksimal dua putaran review tanpa mencapai revisi yang dapat diterima);
  • penulis tidak merespons permintaan Editor atau reviewer (termasuk permintaan revisi) dalam batas waktu yang diberikan, sehingga naskah ditarik atau ditolak; atau
  • penulis menarik naskahnya secara sukarela setelah pembayaran dilakukan.

Penulis sangat disarankan untuk memastikan naskahnya sesuai dengan ruang lingkup, template, dan standar kualitas jurnal (lihat Author Guidelines) sebelum submission, karena Biaya Submission tetap dikenakan terlepas dari hasil review dan terlepas dari jalur yang dipilih.

Authorship Criteria

Kepengarangan hanya diberikan kepada mereka yang memberikan kontribusi intelektual signifikan terhadap konsepsi, desain, pelaksanaan, analisis, atau interpretasi penelitian. Seluruh penulis yang tercantum harus menyetujui pencantuman namanya dan bertanggung jawab secara publik atas isi naskah.

Daftar penulis beserta urutannya harus identik antara naskah dan metadata Contributors/Authors yang diinput melalui OJS. Perubahan kepengarangan hanya diperbolehkan sebelum naskah memasuki proses review, melalui permohonan tertulis dari seluruh penulis (termasuk penulis yang ditambahkan atau dihapus). Penambahan, penghapusan, atau pengubahan urutan penulis setelah proses review dimulai tidak diperbolehkan dan akan mengakibatkan naskah ditolak, terlepas dari tahap review yang sudah dilalui. Lihat Author Guidelines untuk penjelasan lebih lanjut.

Konflik Kepentingan

Penulis, reviewer, dan editor yang terlibat dalam suatu naskah wajib mengungkapkan setiap hubungan finansial, personal, atau profesional yang dapat dianggap memengaruhi objektivitas penelitian, proses review, atau keputusan editorial.
Penulis wajib menyatakan konflik kepentingan pada bagian Declarations naskah (lihat Author Guidelines). Reviewer wajib menolak undangan untuk mereview apabila memiliki konflik kepentingan dengan penulis atau topik naskah (lihat Peer Review Process). Editor wajib mengundurkan diri dari penanganan suatu naskah apabila terdapat konflik kepentingan, dan menyerahkannya kepada anggota Tim Editor lain.
Kegagalan mengungkapkan konflik kepentingan dapat mengakibatkan tindakan korektif, termasuk koreksi atau retraksi artikel yang telah terbit.

Penggunaan Kecerdasan Buatan

 J-INTECH mengatur penggunaan alat Kecerdasan Artifisial (AI) dalam penyusunan naskah dan proses editorial. Penulis dapat menggunakan alat AI untuk penyuntingan bahasa atau pencarian literatur, namun wajib mengungkapkan penggunaannya pada bagian Declarations naskah. AI tidak boleh dicantumkan sebagai penulis dan tidak boleh digunakan untuk menghasilkan data penelitian, analisis, atau kesimpulan ilmiah. Editor dapat menggunakan alat AI untuk tugas administratif atau kebahasaan, namun AI tidak boleh menggantikan penilaian editorial (misalnya keputusan penerimaan, penolakan, atau penilaian kelayakan ilmiah). Reviewer dilarang keras menggunakan AI untuk menganalisis, menilai, atau menyusun komentar review, atau mengunggah bagian mana pun dari naskah ke dalam aplikasi AI, guna melindungi kerahasiaan karya yang belum diterbitkan. Penggunaan AI yang melanggar kebijakan ini dianggap sebagai pelanggaran integritas akademik dan dapat mengakibatkan penolakan, koreksi, atau retraksi naskah/artikel.

Penulis wajib melampirkan laporan hasil pemeriksaan kemiripan (Turnitin) untuk naskahnya pada saat submission. Tim Editor akan memverifikasi secara independen laporan tersebut sebelum naskah dilanjutkan ke tahap review. Batas maksimal indeks kemiripan yang ditoleransi adalah 20%, tidak termasuk kutipan dan daftar pustaka.

Naskah yang melebihi ambang batas ini akan dikembalikan kepada penulis untuk direvisi dan diperiksa ulang sebelum diproses kembali, atau ditolak apabila tingkat kemiripan menunjukkan konten yang secara substansial tidak orisinal. Penyalinan kata demi kata tanpa sitasi, parafrase tanpa mengakui sumber aslinya, dan swaplagiat (menggunakan kembali karya sendiri yang sudah pernah diterbitkan tanpa pengungkapan) dikategorikan sebagai pelanggaran integritas akademik.

Jika plagiarisme ditemukan setelah artikel diterbitkan, jurnal mengikuti pedoman COPE dan dapat menerbitkan koreksi, retraksi, atau tindakan korektif lain yang sesuai.

Jika indeks kemiripan melebihi 20%:

Penulis wajib merevisi naskah untuk menghapus atau memparafrasekan dan mengutip dengan benar bagian yang tumpang tindih, serta mengirimkan ulang laporan kemiripan baru yang dihasilkan setelah revisi dalam batas waktu yang ditentukan oleh Editor. Pengiriman ulang berulang kali dengan indeks kemiripan yang tidak berkurang atau justru meningkat dapat mengakibatkan penolakan naskah.

Editor wajib memeriksa bagian yang teridentifikasi kemiripan terhadap sumber aslinya untuk memastikan apakah tumpang tindih tersebut benar-benar merupakan plagiarisme atau hanya kesalahan deteksi (misalnya istilah baku, nama diri). Berdasarkan pemeriksaan ini, Editor dapat menerima naskah hasil revisi, meminta revisi lebih lanjut, atau menolak naskah. Jika tumpang tindih menunjukkan pelanggaran integritas yang substansial atau disengaja, Editor merujuk kasus tersebut ke prosedur penanganan integritas akademik jurnal untuk klarifikasi dan investigasi sebelum keputusan akhir diambil.