Kebijakan
Fokus dan Ruang Lingkup
- Tata Kelola TI
- Perencanaan Strategis Sistem Informasi (SI)
- Teori dan Praktek SI
- Sistem Informasi Manajemen
- Manajemen Proyek TI
- Pembelajaran Jarak Jauh
- E-Government
- Keamanan Informasi dan Manajemen Risiko TI
- E-Business / E-Commerce
- Big Data
- Dan topik lain yang masih relevan
Kebijakan Bagian
Artikel
- Naskah Terbuka
- Diindeks
- Telah di-Peer review
Jenis Naskah
J-INTECH utamanya menerima <strong>artikel hasil penelitian orisinal. Artikel tinjauan literatur sistematis (systematic literature review) dan studi kasus juga dipertimbangkan, tergantung penilaian Editor, dengan syarat memuat rumusan masalah, metode, temuan, dan pembahasan yang jelas sesuai dengan Author Guidelines jurnal. Opini, editorial, dan naskah yang tidak memuat kontribusi ilmiah orisinal tidak diterima.
Penerbit
J-INTECH (Journal of Information and Technology) dimiliki dan dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Bhinneka Nusantara (UBHINUS), Malang, Indonesia. LPPM UBHINUS memegang tanggung jawab penuh secara editorial dan administratif atas jurnal ini, termasuk penunjukan Tim Editor, pengalokasian sumber daya, serta memastikan kepatuhan jurnal terhadap etika publikasi ilmiah dan ketentuan akreditasi nasional.
Proses Peer Review
J-INTECH menerapkan sistem double-blind peer review: identitas penulis dan reviewer sama-sama dirahasiakan satu sama lain sepanjang proses review. Proses ini sepenuhnya dikelola melalui sistem submission online jurnal (OJS).
Setiap naskah dievaluasi oleh minimal dua reviewer yang memiliki keahlian relevan dengan bidang naskah tersebut. Reviewer menilai naskah berdasarkan: orisinalitas dan kontribusi ilmiah, kesesuaian metode penelitian, kejelasan dan validitas temuan, kualitas analisis dan pembahasan, serta kesesuaian dengan ruang lingkup, template, dan ketentuan referensi jurnal.
Berdasarkan rekomendasi reviewer, Editor mengambil salah satu keputusan berikut: Accept (Diterima), Minor Revision (Revisi Minor), Major Revision (Revisi Mayor), atau Reject (Ditolak). Keputusan editorial semata-mata didasarkan pada pertimbangan akademik dan bebas dari pengaruh komersial atau non-akademik apa pun.
Reviewer yang memiliki konflik kepentingan terhadap suatu naskah (misalnya hubungan personal atau institusional dengan penulis) wajib mengungkapkan hal tersebut dan menolak undangan untuk mereview. Reviewer tidak diperkenankan menggunakan alat Kecerdasan Artifisial (AI) untuk menganalisis, menilai, atau menyusun komentar review; hasil telaah harus mencerminkan penilaian ilmiah reviewer secara independen.
Proses review diselesaikan dalam waktu 4 (empat) minggu sejak reviewer menerima undangan untuk mereview. Penulis diberikan waktu 2 (dua) minggu untuk mengirimkan naskah hasil revisi sebagai tanggapan atas komentar reviewer.
Jika suatu naskah memperoleh keputusan Major Revision, naskah hasil revisi akan dikembalikan kepada reviewer yang sama untuk putaran evaluasi kedua. Keputusan Minor Revision diverifikasi langsung oleh Editor tanpa memerlukan putaran review tambahan. Proses review dibatasi maksimal dua putaran; setelah putaran kedua, Editor mengambil keputusan akhir (Accept atau Reject) berdasarkan sejauh mana penulis telah menindaklanjuti komentar reviewer.
Frekuensi Penerbitan
J-Intech terbit sebanyak 4 kali dalam satu tahun, yaitu pada setiap Maret, Juni, September dan Desember pada masing-masing volume.
Kebijakan Akses Terbuka
J-INTECH menyediakan akses terbuka penuh dan segera (tanpa embargo) untuk semua artikel yang diterbitkan, tanpa biaya berlangganan dan tanpa paywall. Kebijakan ini didasarkan pada prinsip bahwa penelitian yang tersedia secara bebas mendukung pertukaran ilmu pengetahuan global yang lebih luas dan mempercepat perkembangan sains.
Pembaca dapat secara bebas membaca, mengunduh, dan mencetak setiap artikel yang diterbitkan tanpa perlu registrasi. Seluruh konten yang diterbitkan juga diarsipkan secara permanen untuk menjamin keberlanjutan akses (lihat Digital Archiving).
Seluruh artikel diterbitkan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0). Berdasarkan lisensi ini, pembaca bebas membagikan (menyalin dan menyebarluaskan materi dalam media atau format apa pun) dan mengadaptasi (meramu, mengubah, dan mengembangkan materi) untuk tujuan apa pun, termasuk komersial, dengan syarat memberikan atribusi yang layak kepada penulis dan sumber asli, serta karya turunannya didistribusikan di bawah lisensi yang sama.
Jurnal ini menyediakan akses terbuka atas makalah-makalah yang dipublikasikannya dengan prinsip dasar untuk mempromosikan penelitian kepada publik guna mendukung perkembangan pengetahuan yang lebih baik.
Pengarsipan
Artikel jurnal ini diarsipkan di Garuda (Garba Rujukan Digital), memungkinkan perpustakaan dan institusi membuat arsip cadangan untuk keperluan pendidikan.
J-INTECH telah mengaktifkan LOCKSS dan CLOCKSS untuk menyimpan dan mendistribusikan konten jurnal ke perpustakaan-perpustakaan peserta di seluruh dunia, guna memastikan akses permanen terhadap konten yang telah terbit meskipun laman jurnal suatu saat tidak dapat diakses
Selain itu, data pada server jurnal (termasuk seluruh konten yang telah terbit) di-backup secara internal setiap hari oleh tim teknis penerbit untuk mencegah kehilangan data apabila terjadi kegagalan sistem.
Dugaan Pelanggaran Etika Penelitian
J-INTECH mendefinisikan pelanggaran integritas riset antara lain sebagai: fabrikasi (membuat data atau hasil yang fiktif), falsifikasi (memanipulasi data atau proses penelitian), plagiarisme (menggunakan karya atau gagasan orang lain tanpa atribusi yang tepat), kepengarangan yang tidak sah/ganda, konflik kepentingan yang tidak diungkapkan, serta pengajuan naskah yang sama secara ganda atau bersamaan ke lebih dari satu jurnal.
Setiap dugaan pelanggaran—baik yang diajukan oleh reviewer, editor, pembaca, maupun pihak ketiga—ditangani mengikuti pedoman COPE: pemeriksaan bukti awal, klarifikasi dari pihak-pihak terkait, investigasi bila diperlukan, dan keputusan akhir oleh Editor-in-Chief. Tergantung hasilnya, jurnal dapat menolak naskah, meminta revisi, menerbitkan koreksi, atau meretraksi artikel (lihat Kebijakan Correction and Retraction).
Perbaikan and Penarikan
J-INTECH mengikuti pedoman COPE mengenai koreksi dan retraksi. <strong>Koreksi</strong> (erratum/corrigendum) diterbitkan apabila suatu kesalahan tidak memengaruhi validitas temuan artikel (misalnya kesalahan ketik atau afiliasi yang keliru). Retraksi diterbitkan apabila terdapat bukti jelas bahwa temuan tidak dapat diandalkan akibat pelanggaran integritas, kesalahan jujur yang serius, publikasi ganda, atau plagiarisme.
Keputusan untuk melakukan koreksi atau retraksi diambil oleh Editor-in-Chief setelah dilakukan investigasi, dan didokumentasikan serta ditautkan ke artikel asli di laman jurnal maupun pada metadata/DOI-nya. Artikel yang diretraksi tetap dapat diakses namun diberi penandaan yang jelas sebagai artikel yang telah diretraksi.
Diskusi Pasca Publikasi
Pembaca yang menemukan kesalahan, memiliki pertanyaan, atau ingin memberikan komentar terhadap artikel yang telah terbit dipersilakan menghubungi Tim Editor melalui laman Contact, dengan menyertakan judul artikel, DOI, dan rincian permasalahan. Tim Editor akan menindaklanjuti hal tersebut dan, jika diperlukan, berkoordinasi dengan penulis korespondensi, menerbitkan koreksi, atau mengambil tindakan korektif lain sesuai Kebijakan Correction and Retraction.
Biaya Penulis
J-INTECH menyediakan dua jalur submission:
| Jalur | Biaya Submission | Biaya Publikasi | Durasi Review |
|---|---|---|---|
| Jalur Reguler | Rp150.000 | Rp350.000 | Hingga 4 minggu per putaran |
| Jalur Fast Track | Rp350.000 | Rp350.000 | 2 minggu atau kurang per putaran |
Opsi Fast Track hanya mempercepat kecepatan proses review, sedangkan kriteria review, jumlah reviewer, prosedur double-blind, dan batas maksimal dua putaran review tetap sama seperti Jalur Reguler. Memilih Fast Track tidak menjamin naskah akan diterima; naskah pada jalur Fast Track tetap dapat memperoleh keputusan Revisi Mayor/Minor atau Penolakan berdasarkan penilaian akademik semata.
Ketentuan lainnya — termasuk Kebijakan Pengembalian Dana di bawah — berlaku sama untuk kedua jalur.
Kebijakan Pengembalian Dana: Biaya yang telah dibayarkan tidak dapat dikembalikan dalam kondisi berikut:
- naskah ditolak pada tahap mana pun dalam proses review (termasuk setelah melebihi batas maksimal dua putaran review tanpa mencapai revisi yang dapat diterima);
- penulis tidak merespons permintaan Editor atau reviewer (termasuk permintaan revisi) dalam batas waktu yang diberikan, sehingga naskah ditarik atau ditolak; atau
- penulis menarik naskahnya secara sukarela setelah pembayaran dilakukan.
Penulis sangat disarankan untuk memastikan naskahnya sesuai dengan ruang lingkup, template, dan standar kualitas jurnal (lihat Author Guidelines) sebelum submission, karena Biaya Submission tetap dikenakan terlepas dari hasil review dan terlepas dari jalur yang dipilih.
Authorship Criteria
Kepengarangan hanya diberikan kepada mereka yang memberikan kontribusi intelektual signifikan terhadap konsepsi, desain, pelaksanaan, analisis, atau interpretasi penelitian. Seluruh penulis yang tercantum harus menyetujui pencantuman namanya dan bertanggung jawab secara publik atas isi naskah.
Daftar penulis beserta urutannya harus identik antara naskah dan metadata Contributors/Authors yang diinput melalui OJS. Perubahan kepengarangan hanya diperbolehkan sebelum naskah memasuki proses review, melalui permohonan tertulis dari seluruh penulis (termasuk penulis yang ditambahkan atau dihapus). Penambahan, penghapusan, atau pengubahan urutan penulis setelah proses review dimulai tidak diperbolehkan dan akan mengakibatkan naskah ditolak, terlepas dari tahap review yang sudah dilalui. Lihat Author Guidelines untuk penjelasan lebih lanjut.
Konflik Kepentingan
Penulis, reviewer, dan editor yang terlibat dalam suatu naskah wajib mengungkapkan setiap hubungan finansial, personal, atau profesional yang dapat dianggap memengaruhi objektivitas penelitian, proses review, atau keputusan editorial.
Penulis wajib menyatakan konflik kepentingan pada bagian Declarations naskah (lihat Author Guidelines). Reviewer wajib menolak undangan untuk mereview apabila memiliki konflik kepentingan dengan penulis atau topik naskah (lihat Peer Review Process). Editor wajib mengundurkan diri dari penanganan suatu naskah apabila terdapat konflik kepentingan, dan menyerahkannya kepada anggota Tim Editor lain.
Kegagalan mengungkapkan konflik kepentingan dapat mengakibatkan tindakan korektif, termasuk koreksi atau retraksi artikel yang telah terbit.
Penggunaan Kecerdasan Buatan
J-INTECH mengatur penggunaan alat Kecerdasan Artifisial (AI) dalam penyusunan naskah dan proses editorial. Penulis dapat menggunakan alat AI untuk penyuntingan bahasa atau pencarian literatur, namun wajib mengungkapkan penggunaannya pada bagian Declarations naskah. AI tidak boleh dicantumkan sebagai penulis dan tidak boleh digunakan untuk menghasilkan data penelitian, analisis, atau kesimpulan ilmiah. Editor dapat menggunakan alat AI untuk tugas administratif atau kebahasaan, namun AI tidak boleh menggantikan penilaian editorial (misalnya keputusan penerimaan, penolakan, atau penilaian kelayakan ilmiah). Reviewer dilarang keras menggunakan AI untuk menganalisis, menilai, atau menyusun komentar review, atau mengunggah bagian mana pun dari naskah ke dalam aplikasi AI, guna melindungi kerahasiaan karya yang belum diterbitkan. Penggunaan AI yang melanggar kebijakan ini dianggap sebagai pelanggaran integritas akademik dan dapat mengakibatkan penolakan, koreksi, atau retraksi naskah/artikel.
Pemeriksa Plagiarisme
Penulis wajib melampirkan laporan hasil pemeriksaan kemiripan (Turnitin) untuk naskahnya pada saat submission. Tim Editor akan memverifikasi secara independen laporan tersebut sebelum naskah dilanjutkan ke tahap review. Batas maksimal indeks kemiripan yang ditoleransi adalah 20%, tidak termasuk kutipan dan daftar pustaka.
Naskah yang melebihi ambang batas ini akan dikembalikan kepada penulis untuk direvisi dan diperiksa ulang sebelum diproses kembali, atau ditolak apabila tingkat kemiripan menunjukkan konten yang secara substansial tidak orisinal. Penyalinan kata demi kata tanpa sitasi, parafrase tanpa mengakui sumber aslinya, dan swaplagiat (menggunakan kembali karya sendiri yang sudah pernah diterbitkan tanpa pengungkapan) dikategorikan sebagai pelanggaran integritas akademik.
Jika plagiarisme ditemukan setelah artikel diterbitkan, jurnal mengikuti pedoman COPE dan dapat menerbitkan koreksi, retraksi, atau tindakan korektif lain yang sesuai.
Jika indeks kemiripan melebihi 20%:
Penulis wajib merevisi naskah untuk menghapus atau memparafrasekan dan mengutip dengan benar bagian yang tumpang tindih, serta mengirimkan ulang laporan kemiripan baru yang dihasilkan setelah revisi dalam batas waktu yang ditentukan oleh Editor. Pengiriman ulang berulang kali dengan indeks kemiripan yang tidak berkurang atau justru meningkat dapat mengakibatkan penolakan naskah.
Editor wajib memeriksa bagian yang teridentifikasi kemiripan terhadap sumber aslinya untuk memastikan apakah tumpang tindih tersebut benar-benar merupakan plagiarisme atau hanya kesalahan deteksi (misalnya istilah baku, nama diri). Berdasarkan pemeriksaan ini, Editor dapat menerima naskah hasil revisi, meminta revisi lebih lanjut, atau menolak naskah. Jika tumpang tindih menunjukkan pelanggaran integritas yang substansial atau disengaja, Editor merujuk kasus tersebut ke prosedur penanganan integritas akademik jurnal untuk klarifikasi dan investigasi sebelum keputusan akhir diambil.

