Perancangan Ulang Logo EZ PARFUM sebagai Upaya Penguatan Identitas Visual UMKM di Kabupaten Sumenep
DOI:
https://doi.org/10.32664/mavis.v8i02.2404Kata Kunci:
Branding, Desain Ulang Logo, EZ Parfum, Identitas Visual, UMKMAbstrak
Penelitian ini berawal dari kebutuhan akan identitas visual yang signifikan bagi UMKM di zaman digital, yang berfungsi sebagai alat utama untuk komunikasi visual dan strategi merek. EZ Parfum, sebuah UMKM yang berada di Kabupaten Sumenep, mengalami tantangan dalam menggambarkan karakter merek dan keselarasan visual di saluran promosi, yang mengakibatkan rendahnya tingkat pengenalan merek di kalangan pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendesain ulang logo EZ Parfum demi memperkuat identitas visual dan citra mereknya. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang mencakup observasi, wawancara, dan tinjauan pustaka. Langkah-langkah dalam perancangan meliputi pengumpulan data, pengembangan ide, pelaksanaan digital, hingga penyelesaian desain. Temuan dari penelitian ini adalah sebuah identitas visual yang baru, lebih komunikatif, estetis, dan representatif, yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing EZ Parfum dalam industri produk wewangian di Kabupaten Sumenep.
Referensi
[1] A. Z. Maymun and W. Swasty, “Identitas Visual Dan Penerapannya Pada Signage Untuk Kawasan Wisata Edukasi,” Serat Rupa J. Des., vol. 2, no. 1, p. 1, 2018, doi: 10.28932/srjd.v2i1.473.
[2] N. A. Ramdhani and I. Musthofa, “Analisis Respons UMKM Dan Konten Kreator Terhadap Kebijakan Social Commerce Lewat Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023,” J. Ekon. Bisnis, vol. 11, no. 3, pp. 433–443, 2023, doi: 10.58406/jeb.v11i3.1352.
[3] K. P. Purnamasari, R. R. P. Deta, P. Fernandes, and I. G. Prawiromaruto, “Perancangan Logo sebagai Bagian dari Brand Identity UMKM ‘Laris Rest Area’ dengan Pendekatan Semiotika,” Nirmana, vol. 24, no. 1, pp. 48–59, 2024, doi: 10.9744/nirmana.24.1.48-59.
[4] V. G. A. Daka, “Perancangan Logo sebagai Identitas Visual Studio Project.Kita dengan Pendekatan Semiotika Pierce,” vol. 3, no. 2, pp. 44–52, 2025, doi: 10.61696/visisakti.v3i2.926.
[5] H. Bastian and A. Ristanto, “Perancangan Identitas Visual Objek Wisata Guci Kabupaten Tegal Untuk Meningkatkan Brand Recall,” vol. 1, no. 2, pp. 52–59, 2020, doi: 10.26877/jipetik.v1i2.7446.
[6] A. Kurli and others, “Strategi Komunikasi Pemasaran Kelompok Tani Rubaru dalam Meningkatkan Penjualan Bawang Merah sebagai Komoditi Unggulan Kabupaten Sumenep,” vol. 7, pp. 28–44, 2024, doi: 10.38194/jurkom.v7i1.956.
[7] S. S. Wagindra and R. G. Gumelar, “Perancangan Logo pada Produk UMKM serta Pengaplikasiannya dalam Pengembangan Branding di Industri Kreatif,” vol. 5, no. 2, pp. 185–192, 2024, doi: 10.33153/citrawira.v5i2.6149.
[8] A. R. Hadi and A. S. Patria, “Redesain Logo sebagai Corporate Identity UMKM Wawa Food & Cookies Nganjuk,” vol. 2, no. 1, pp. 1–14, 2023.
[9] R. A. F. Hardani, H. Andriani, J. Ustiawaty, E. F. Utami, and R. R. Istiqomah, Buku Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu Group, 2022.
[10] A. Kurli and others, “Optimalisasi Desain dan Komunikasi Pemasaran melalui Platform E-Commerce Produk Bawang Merah Varietas Rubaru sebagai Komoditi Unggulan Pertanian Sumenep,” vol. 13, no. 2, pp. 317–330, 2025, doi: 10.36084/jpt..v13i2.699.
[11] A. Oscario, “PENTINGNYA PERAN LOGO DALAM MEMBANGUN BRAND,” no. 9, pp. 191–202, 2013, doi: 10.21512/humaniora.v4i1.3429.
[12] A. P. A. Kurli, D. F. Suharyanto, I. Hidayat, Prayoga, and A. N. Mubin, STORYTELLING VISUAL DALAM PLATFORM E-COMMERCE : Menyatukan Desain dan Pesan Pemasaran. Yogyakarta: KBM Indonesia, 2025. [Online]. Available: https://scholar.google.com/scholar?cluster=10414322043878868864&hl=en&oi=scholarr
[13] N. S. Lutfiansyah, “Pemanfaatan Instagram Sebagai Media Promosi Dengan Fotografi,” vol. 5, no. 1, pp. 40–45, 2023, doi: 10.35886/nawalavisual.v5i1.562.
[14] V. K. M. S. Khan, “Redesain Logo Sebagai Upaya Memperkuat Identitas Perusahaan PT.Ladur Lintas Persada,” Article, vol. 7, no. 3, pp. 668–683, 2025, doi: 10.30998/vh.v7i3.13656.
[15] B. Suyanto and C. M. R., “PERANCANGAN VISUAL BRAND IDENTITY DESA SUNGSANG Budi,” vol. 8, no. 2, p. 33, 2024, doi: 10.61344/magenta.v8i2.187.
[16] D. F. Putra and others, “Optimasi Identitas Visual Empu Keris melalui Totem signage untuk Meningkatkan Daya Tarik Desa Wisata Keris Aeng Tong Tong Sumenep,” vol. 14, no. 3, pp. 3218–3232, 2025, doi: 10.22236/solma.v14i3.20135.
[17] E. NURMALINDA and B. O. Y. IRWAN, “Perancangan Identitas Visual Destinasi Wisata Kuliner Cianjur,” vol. 10, no. 6, pp. 9624–9642, 2016.
[18] J. Desain, F. Bahasa, and U. N. Surabaya, “Perancangan Identitas Visual dan Penerapannya dalam Media Promosi Museum Anjuk Ladang,” vol. 3, no. 1, pp. 97–110, 2021.
[19] R. D. Pramesti, A. Anggarini, L. Salma, and A. K. R. Postha, “Pengaruh penggunaan warna pada desain kemasan makanan khas daerah terhadap persepsi konsumen,” in Sniv Semin. Nas. Inov. Vokasi, 2023, pp. 174–180. doi: 10.30998/jd.v12i1.21050.
[20] D. Revilia and N. Irwansyah, “Social Media Literacy: Millenial’s Perspective of Security and Privacy Awareness,” J. Penelit. Komun. Dan Opini Publik, vol. 24, no. 1, pp. 1–15, 2020, doi: 10.33299/jpkop.24.1.2375.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 MAVIS : Jurnal Desain Komunikasi Visual

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Lihat Kebijakan Hak Cipta dan Kebijakan Lisensi MAVIS: Jurnal Desain Komunikasi Visual.

